Kamis, 17 November 2016

resensi film



Resensi Film
  1. Identitas film
Judul film        : Tersadar
Jenis film         : Drama
Genre              : Remaja
Produksi          : SMA Swasta Methodist Rantau prapat
Pemain            : Saor Maruli Tua (suami)
                        : Valencia Hutapea (istri)
                        : Andika Napitupulu (Anak)
                        : Aurence Chen ( selingkuhan)
Durasi              : 8 menit 33 detik
Rilis                 : 07 November 2016
Bahasa             : Bahasa Indonesia
  1. Sinopsis
Saor adalah suami dari Valensia, mereka adalah pasangan suami istri yang memiliki satu anak laki-laki yang bernama Andika. Andika adalah anak pertama mereka yang di mana Andika memiliki banyak kekurangan, kekurangan yang diderita Andika membuat Saor merasa tidak peduli kepada keluarganya. Valensia adalah ibu sekaligus istri yang sangat baik dan perhatian, dia selalu memberikan apresiasi pada Saor terlebih dalam pekerjaan. Setiap pagi Saor dan Valnsia dan anaknya Andika selalu makan bersama di ruang makan mereka, rusng makan salah satu tempat yang sangat baik untuk berbincang terlebih untuk Saor dan Valensia. Karena kekurangan yang terima Saor di dalam keluarganya, Saor harus membagi kasih sayang dan perhatiannya pada orang lain. Tepat di ruang makan seperti biasanya, Valensia bertanya kepada Saor apakah dia akan pulang lama hari ini atau tidak. Saor yang begitu jahatnya karen mengkhianati keluarganya berkata bohong dengan mengatakan akan pulang terlambat. Pagi menjelang siang, Valensia berniat untuk pergi berbelanja di sebuah supermarket yang cukup ternama. Tanpa sengaja Valensia melihat suaminya Saor sedang bersama seorang wanita yang tidak ia kenal. Valensia melihat kedekataan mereka yang tak lazim, walau begitu Valensia tidak mau berfikiran yang tidak-tidak pada suaminya itu. Tidak haya itu yang dirasakan oleh Valensia, sewaktu ia mencuci pakaian Saor, ia mencium parfume seorang wanita di pakaian Saor tentu saja itu membuat Valensia semakin curiga. Karena kecurigaannya tersebutr akhirnya Valensia memanyakan kejujuran yang terjadi kepada Saor. Tapi apa hasil, Saor mengelak dari kenyataan yang diberikan Valensia bahkan ia memberikan tramparan atas ucapan istrinya itu. Andika adalah anak yang kekurangan, karena itu ia memanggil-manggil ibunya dengan suara yang keras sambil mengacak-acak barang di sekitarnya, sedangkan Saor duduk sambil membaca korang di dekat Andika. Saor merasa terganggu, dengan nada tinggi ia memanggil Valensia dan mengusir anak istrinya itu. Valensia akhirnya pergi ke rumah adiknya. Sementara Saor bersenang-senang dengan selingkuhannya yangb bernama Auren. Seketika hal buruk terjadi pada Saor, Auren yang merasa panik kemudian menelpon Valensia. Valensia yang begitu baik menemui Saor yang sedang terbaring tak sadarkan diri. Saor dirawat oleh Valensia hingga ia sembuh. Kejadian tersebut serontak membuka mata hatin Saor, Saor menyesali perbuatan kejinya pada anak dan istrinya. Ia pun meminta maaf pada Valensia dan Andika, mereka pun saling memaafkan dan memulai semuanya kembali.

  1. Unsur Instrinsik :
  1. Tema : Perselingkuhan
  2. Tokoh
Suami : Keras
Menampar seorang istri yang tidak bersalah.’’
Istri : Sabar
“ Istri yang sabar ketika suaminya selingkuh.’’
Anak : Memiliki kekurangan
‘’Anak yang idiot sehingga  ia sering di marah ayahnya.”
Adik : Suka menolong
’’Menolong kakaknya ketika dia diusir dari rumah.”
Pacar selingkuh ayah : Jahat
Berjalan bersama suami orang.’’
  1. Alur : Maju
            Film ini menggunakan alur maju, dimana penulis menceritakan awal hidup seorang suami istri yang harmonis, ketika istri mencuci baju suaminya dia mencium parfum wanita di baju suaminya. Pada saat istrinya belanja dia melihat suaminya berduaan dengan perempuan lain, akhirnya suaminya mengusir istrinya dari rumah. Tetapi beberapa waktu suaminya jatuh sakit dan istrinya menjenguk suaminya. Dari itu suaminya menyadari kesalahannya.
  1. Sudut pandang
            Dalam film ini sudut pandang yang digunakan penulis adalah orang ketiga, dimana            penulis bertindak sebagai sutradara yang mengetahui segala perasaan maupun konflik             batin yang dialami para tokoh.
  1. Latar
Latar tempat : Rumah
Sepasang suami istri dan satu orang anak yang sedang serapan pagi di rumah.
Latar waktu : Siang hari
‘’Pada siang seorang istri sedang berbelanja di Suzuya.”
Latar suasana : menegangkan
‘’…bisa-bisanya kamu menuduhku selingkuh….’’
  1. Gaya bahasa
Bahasa Indonesia
Film ini menggunakan bahasa yang baik, sehingga penonton mengerti bahasanya.
  1. Amanat
Perselingkuhan menurapakan perbuatan setan. Jadi, janganlah sekali-kali kamu mencoba selingkuh, karena akan mengakibatkan hancurnya dalam rumah tangga.
Nilai Ekstrinsik
Nilai agama
Nilai agama dalam film ini ia berdoa kepada Tuhanya agar suaminya cepat sembuh.
Nilai Moral
Nilai Moral Mencerminkan sifat-sifat yang tergambar menunjukkan sifat yang tidak baik untuk di contoh dalam kekerasan rumah tangga tersebut.
Kelebihan
Kelebihan dalam film ini menggunakan bahasa baik sehingga penonton bisa mengerti.
Kekurangan
Konflik permasalahanya terlalu singkat sehingga konflik diceritain kurang jelas dan tepat.
Kesimpulan
Kita dapat mempelajari apa itu arti kesetiaan dalam membangun rumah tangga yang baik dan kokoh , dan kita harus saling mempercayai satu sama lain. Jangan pernah sia-siakan orang yang sayang dan peduli sama kita, karena yang lain belum tentu ada buat kita disaat kita merasakan senang dan sedih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar